^(¯`¤~_#Former My Girlfriend#_~¤´¯)

cuntum

cuntum

dari hati

dari hati

Sunday, 2 September 2007

Selamat Tinggal Sayang

Selamat tinggal Sayang
Semoga harimu Menyenangkan
Kita sekarang sebatas Kawan
Aku cuman bisa Mengingatkan
Jangan Pernah kamu menyiakan kasih Sayang.
"Bye - Bye Nay....Semoga kamu mendapatkan yang terbaik"

Wednesday, 15 August 2007

Bayangan Semu Yang Kukejar

Aku sebenarnya sadar
Ada bayang semu yang kukejar
Jauh sekali dan nyaris tak tampak
Tiap-tiap kuberlari mengejar
Tapi bayang itu tak kunjung nyata
Dan ketika kuberhenti diam
Bayang itu terus melaju dengan dahsyatnya
Hingga hanyalah menjadi titik dikejauhan
Jauh.. jauh hingga titik itu samar dan berkedip
Seperti kerlip bintang dilangit
Anggun namun tak pernah terjamah
Sebentar kuseka keringat dikeningku
Kuambil nafas nan panjang
Berat sekali namun berangsur lega
Segera kubangun dan berlari mengejar
Tunggu… tunggulah aku
Ku tetap mencoba tak berpikir sampai kapan
Seberapa jauh dan seberapa tingginya
Tetap berlari karena jiwa telah ditambatkan
Pada keyakinan yang mengalun dan terpatri dihati

Mencintaimu Sebisaku

Aku ingin mencintaimu sebisaku

Lewat katakata yang beterbangan di udara

Mengantarkan salam dan rindu ke telinga

Atau lewat rintikrintik hujan

Yang berkumpul menjadi satu dan mengalir

Bermuara di hatimu

Aku ingin mencintaimu sebisaku

Hanya melihat wajahmu pun aku cukup senang

Apalagi melihatmu tersenyum dan tertawa

Oh indahnya dunia

Tapi aku ingin mencintaimu seperti itu

Cukup mengangankanmu dalam ingatanku

Menungguimu di depan pintu tanpa kau tahu

Pun cukup menyenangkan

Apalagi melihat wajah polosmu

Ketika kau terlelap

Itu lebih membahagiakan

Tapi aku hanya ingin mencintaimu seperti itu

Hanya mencintaimu

Mungkin, tanpa ingin memilikimu

Karena itu tak mungkin bagiku

Salahkan aku jika ingin mencintaimu seperti itu

Seperti lilin yang cukup bahagia untuk memberi terang

Meski ia-nya meleleh habis dan padam

Aku tak ingin berharap kau mencintaiku

Meski kadang itu selalu menyiksaku

Aku hanya ingin mencintaimu sebisaku

Cukuplah seperti itu

Tidak lebih

Maafkan aku..

tlah mencoba menancapkan duri tajam di hatimu

bukan maksudku melukai dan menepikanmu

sadarkah kau di sinikupun terluka?

kuingin kau kembali bercanda dan tertawa

kurindu dengan ceriamu

haruskah aku pergi?

agar kau dapat memberi maaf padaku?

ku tak ingin melupakanmu untuk selamanya

walau kau harus mencaci maki diriku

tak akan pudar kasih sayangku untukmu

ku akan mencoba bertahan terluka

ku takkan lupa indah senandungmu

itulah yang membuatku bertahan di tempat ini

ku akan pergi

namun wajahmu menahan keinginanku ini

aku menyukaimu

aku menyayangimu

aku mencintaimu

kuingin memilikimu

namun itu semua takkan bisa

aku bukan orang yang pantas mendapatkanmu

aku cukup melihat ceriamu

janganlah buram untukku

kuingin cerah wajahmu kembali seperti dulu

kuingin kau tahu jika aku mencintai dirimu

maafkanlah aku jika hatimu terluka oleh perbuatanku

aku sayang kamu

Saturday, 28 July 2007

Yang Selalu Kurindu

Lama sudah ku tak jumpa denganmu kasih
Aku selalu sangat merindukanmu
Datanglah kembali dalam pelukanku
Kuingin merasakan kehangatan cintamu yang telah lama hilang

Ku kan menunggumu
Ku tak ingin kau semakin jauh dariku
Ku tak ingin ku semakin terluka lebih dalam
Karena ku tak bisa jauh darimu

Janganlah pernah kau mengecewakanku
Ku tak pernah ingin kau terus bersedih hati
Ego kita memang tak terkendali
Tapi dengan cinta semua teratasi

Kau yang selalu kurindukan
Kau yang selalu dihatiku
Kau akan selalu menjadi tempat ku berteduh
Ku akan selalu menjagamu semampuku

Hingga ujung waktu
Tak pernah terbayangkan olehku
Tuk pergi meninggalkanmu
Tuk pernah menyakitimu

Cinta sejati akan selalu Abadi
Cinta sejati tak terhancurkan
Kau yang selalu kurindu
Tetaplah Berada disiku

Walau pahit adanya
Tetaplah dekat denganku
Karena janjiku padamu
Menjaga dan menyayangimu setulus hatiku

-sk-

Kerinduanku Padamu

kemana akan kusimpan segala rasa sedih ini
kerinduanku padamu
membuat sesak dada dan kacaukan hidupku sekarang
aku takut rindu ini akan terbawa sampai aku mati...
hari-hari terasa sulit
dadaku terasa ingin meledak
aku sudah cape...
aku hanya hidup dengan separuh nafas
dan angan yang kelabu tentangmu
aku tidak bisa melupa
ingin kuteriakkan...
aku takut...cinta ini akan membawaku pada kematian
tanpa aku sempat bertemu denganmu...
tanpa kusempat menemukanmu kembali
hidup ini terasa tidak adil bagiku....
tuhan aku sudah terlelah dalam penantianku
aku ingin melupa tapi kutak bisa
aku sudah putus asa

Friday, 15 June 2007

Menguntaian Permintaan Maaf Dari Kedalaman Sanubari

Untaian kata ini mengalir
Dari kedalaman sanubari
Dari ketulusan nurani
Demi getar - getar keindahan persahabatan

Jiwa ini adalah ladang tandus
Yang masih memiliki kekotoran hasrat nafsu duniawi
Terkadang melupakan getar - getar kesabaran
Demi menggelar amarah dan ke egoisan

Padahal ruang ini ruang terindah
Tempat mengoreskan untaian kata yang tersirat di jantung langit
Tempat berbagi dalam keluh kesah dan keterpurukan
Tempat bersinggah kala kita remuk redam dan membutuhkan sebidang bahu untuk bersandar

Hamba sadar
Hamba hanyalah sekedar untaian debu
Masih memiliki jiwa sekotor binatang
Kadang melupakan kesabaran dan memuncakkan keamarahan

Tak ada gading yang tak retak
Tak ada kesempurnaan yang mengabadi
Namun marilah kita sejenak merenungi
Mengambil hikmah dalam setiap pengalaman demi pendewasaan diri.

dedi